Persediaan Bahan Baku









Megawati Sebut Penyebar HOAX Adalah Kaum Pengecut dan Tidak Punya Agama

TANGKASNews – Pihak oknum yang suka menyebarkan isu bohong (Hoax) adalah mereka yang tidak punya agama dan moral.
Pernyataan ini ditegaskan oleh Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri di Kupang, Sabtu (26/8).
Untuk itu, Ketua Umum PDI Perjuangan ini meminta kepada pihak kepolisian menindak tegas para pelaku penyebar HOAX yang kerap meresahkan masyarakat.
“Orang itu tidak bermoral. Kalau dia punya agama oke, tapi tak punya moral. Oleh karena itu, saya harapkan agar bisa ditindak dengan tegas,” ungkap Megawati.
Di Kupang, Megawati juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa pelaku penyebar isu bohong ini adalah kelompok orang pengecut dan tidak terpuji.
“Kalau si penyebar berita hoax itu jantan, seharusnya tunjukkan dirinya, dan jangan jadi pengecut,” pungkasnya.
RED
EDITOR : INTAN





Persediaan Bahan Baku


1. Pengertian bahan baku

          Bahan Baku adalah bahan / material dasar yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan suatu produk .

2. Pengelompokan bahan baku

Ø Bahan baku langsung , yaitu semua bahan yang membentuk satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari barang dan dapat langsung diperhitungkan dalam harga pokok produk . Contoh : Kulit pada perusahaan sepatu .

Ø Bahan baku tidak langsung , yaitu bahan-bahan yang dipergunakan dalam pembuatan produk dan penggunaannya relatif kecil . Contoh : Benang dan kain pada perusahaan sepatu .

3. Kartu persediaan bahan baku

      Kartu persediaan bahan baku , adalah kartu yang digunakan untuk mencatat perubahan-perubahan persediaan dari setiap jenis bahan yang dimiliki perusahaan . Fungsi kartu persediaan bahan baku :

a.     Sebagai alat untuk memelihara kuantitas persediaan yang benar .

b.     Membuat data mutasi bahan baku dalam waktu berjalan dan aldo akhir dalam kuantitas harganya .

c.      Membantu bagian akuntansi dalam penelitian harga pokok dan harga penjualan barang jadi .

Contoh kartu persediaan bahan baku :
 

PT________________________
     ________________________
KARTU PERSEDIAAN BAHAN BAKU
Nama bahan baku           : No. Kartu        :
Satuan                                  : No. Barang     :
Tanggal Keterangan Persediaan masuk Persediaan keluar Saldo
Unit Harga Jumlah Unit Harga Jumlah Unit Harga Jumlah
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp)

























Bagian gudang















(___________________)

Contoh soal kartu persediaan bahan baku :

Persediaan bahan baku terigu pada tanggal 1 maret 2017 terdiri atas

·        5 maret : Pemakaian 1.770 kg

·        8 maret : Pembelian 1.350 kg

·        17 maret : Pembelian 1.450 kg

·        21 maret : Pembelian 1.200 kg

·        26 maret : Pemakaian 1.600 kg

Buatlah kartu persediaan bahan baku jika menggunakan metode ;

a.     FIFO

b.     LIFO

c.      Average

4. Dokumen pengelolaan bahan baku                 

      Dokumen yang dibutuhkan untuk pengelolaan bahan baku adalah sebagai berikut.

a)     Formulir permintaan pembelian

          Dokumen ini dibuat oleh bagian yang memerlukan bahan baku ( bagian produksi atau gudang ) , agar pembelian melakukan pembelian bahan baku.



b)    Order pembelian

              Dokumen ini dibuat oleh bagian pembelian untuk melakukan pemesanan kepada pemasok setelah mendapatkan formulir permintaan pembelian dari gudang / bagian produksi.

c)     Laporan penerimaan barang

              Dokumen ini dibuat oleh bagian penerimaan barang / gudang yang menginformasikan bahwa barang yang dipesan telah diterima sesuai dengan surat orer pembelian .

d)    Kartu persediaan bahan baku

5. Prosedur pengelolaan bahan baku

a.     Penerimaan bahan baku

1)    Bagian produksi

·        Bagian produksi meminta bahan baku ke bagian penerimaan dan penyimpanan atau bagian gudang

·        Bagian penerimaan dan penyimpanan akan melakukan permintaan pembelian kepada bagian gudang apabila jumlah bahan baku telah mencapai batas minimum

·        Bila persediaan telah mencapai titik minimal , bagian gudang harus segera mnginformaskan daftar bahan baku tersebut ke bagian pembelian dengan menggunakan formulir permintaan pembelian .

2)    Bagian gudang

·        Bagian gudang membuat atau mengisi formulir permintaan pembelian bahan baku kepada bagian pembelian berdasarkan permintaan pembeliaan bahan baku dari bagian produksi

·        Setelah bahan baku diterima bahan baku diperiksa kuantitas dan kualitasnya kemudia dicocokkan dengan informasi yang terdapat dalam order pembelian

·        Bagian gudang membuat laporan penerimaan barang yang berisi kuantitas bahan baku yang iterima dan kondisinya.

3)    Bagian pembelian

     Menindaklanjuti permintaan dari bagian penerimaan dan penyimpanan atau bagian gudang dengan mengeluarkan order pembelian .

b.     Pengeluaran bahan baku

1) Bagian produksi

          Mengisi formulir permintaan bahan baku yang selanjutnya diberikan ke bagian penerimaan dan penyimpanan.

          Formulir permintaan bahan baku :

·         Nomor pesanan dan bagian yang meminta barang ( bagian pemakai )

·        Jumlah dan keterangan bahan baku yang diperlukan

·        Harga per unit dan total bahan baku yang diperlukan / dikeluarkan.

          2) Bagian penerimaan dan penyimpanan

          Memberikan bahan baku sesuai dengan informasi yang tercantum dalam  formulir permintaan tersebut.

          3) Bagian gudang

          Mencatat pemakaian bahan baku ke dalam kartu persediaan bahan baku yang bersangkutan.

Contoh formulir permintaan bahan baku :

6. Kebijakan persediaan

Ø Tujuan kebijakan persediaan

          Yaitu mencari titik optimal pengadaan persediaan.

Ø Fokus utama kebijakan persediaan

·        Pimpinan harus memutuskan besarnya kebutuhan kerja untuk mendapatkan persediaan yang memadai

·        Menentukan dan mempertahankan tingkat persediaan yang memadai

·        Perencanaan dan pengendalian persediaan yang memadai
1) Pembelian bahan baku
-Persediaaan bahan baku mencapai batas minimum :

  • Bagian gudang atau bagian produksi
  • Permintaan pembelian bahan baku 
  • Pemesanan kembali
C. Membukukan data persediaan bahan baku ke kartu persediaan bahan baku ke kartu persediaan bahan baku
1. Prosedur permintaan bahan baku
a. Formulir permintaan bahan baku
  • Bagian gudang
             Bagian akuntansi, khususnya persediaan untuk dilakukan perhitungan harga pokok persediaan bahan baku
  • Bagian produksi
              Sebagai arsip dokumen dalam proses mutasi
b. Pencatatan mutasi bahan baku
    Penentuan harga pokok bahan baku
  • Metode perpetual
             Pencatatan dilakukan secara terus menerus setiap terjadinya mutasi persediaan bahan baku . Ada beberapa macam metode yang digunakan perusahaan dalam metode perpetual :
      -FIFO / MPKP
            Yaitu asumsi bahwa harga pokok satuan bahan baku yang pertama masuk gudng adalah yang pertama kali dipakai dalam proses produksi
      -LIFO / MTKP
             Yaitu asumsi bahwa harga pokok satuan bahan baku yang terakhir masuk gudang adalah yang digunakan pertama kali proses produksi
      -Average
              Yaitu dengan cara membagi total harga pokok bahan baku yang telah dibeli dengan jumlah satuannya . Dengan demikian setiap terjadi pembelian bahan baku harus dihitung kembali harga pokok rata-rata bahan baku tersebut
     *Laporan ikhtisar persediaan bahan baku
  • Dibuat bagian gudang pada akhir periode tertentu
  • Berisi informasi tentang penerimaan dan pengeluaran bahan baku selama periode tersebut.

  • Metode fisik
              Pencatatan dilakukan apabila terjadi pembelian . Perhitungan fisik dilakukan agar :
  • Sebagai pertanggung jawaban atas pengawasan terhadap kemungkinan penyelewengan oleh karyawan 
  • Menyamakan fisik bahan baku dengan tata dalam kartu persediaan
1. Prosedur perhitungan fisik persediaan bahan baku
  a. kartu perhitungan fisik
         Digunakan untuk mencatat hasil perhitungan fisik bahan baku
  b. daftar rekapitulasi perhitungan fisik
         Digunakan untuk meringkas data yang telah dicatat pada kartu persediaan fisik
  c. bukti memorial
         Digunakan untuk membukukan penyesuaian rekening persediaan bahan baku setelah dilakukan perhitungan fisik untuk kemudian dicatat dalam jurnal umum
2. Catatan akuntansi perhitungan fisik bahan baku
  a. kartu persediaan bahan baku
          Merupakan kartu catatab masing-masing bahan baku
  b. kartu gudang
          Merupakan kartu induk semua jenis bahan baku u dilakukan pencatatan yang terdapat dalam gudang, sehingga perlu dilakukan apabila ada penyesuaian selama dilakukan perhitungan fisik bahan baku
  c. jurnal umum
          Untuk mencatat jurnal penyesuaian yang terjadi sehingga jumlah yang tercantum dakam buku besar  akun persediaan bahan baku sama dengan jumlah pada saat dilakukan perhitungan fisik
  d. perhitungan alokasi biaya angkut pembelian bahan baku
          Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengalokasikan biaya angkut kepada bahan baku yang dibeli adalah sebagai berikut
      1) atas dasar perbandingan kuantitas tiap jenis bahan baku yang dibeli
             cara ini hanya digunakan bila satuan ukuran bahan baku yang dibeli sama atau dapat disamakan
      

0 Response to "Persediaan Bahan Baku"

Posting Komentar

Mampir Yuk