1.
Pengertian
bahan baku
Bahan Baku adalah
bahan / material dasar yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan
suatu produk .
2. Pengelompokan bahan baku
Ø Bahan
baku langsung , yaitu semua bahan yang membentuk satu kesatuan yang tidak bisa
dipisahkan dari barang dan dapat langsung diperhitungkan dalam harga pokok
produk . Contoh : Kulit pada perusahaan sepatu .
Ø Bahan
baku tidak langsung , yaitu bahan-bahan yang dipergunakan dalam pembuatan
produk dan penggunaannya relatif kecil . Contoh : Benang dan kain pada
perusahaan sepatu .
3. Kartu persediaan
bahan baku
Kartu persediaan bahan baku , adalah kartu yang digunakan untuk
mencatat perubahan-perubahan persediaan dari setiap jenis bahan yang dimiliki
perusahaan . Fungsi kartu persediaan bahan baku :
a. Sebagai
alat untuk memelihara kuantitas persediaan yang benar .
b. Membuat
data mutasi bahan baku dalam waktu berjalan dan aldo akhir dalam kuantitas
harganya .
c. Membantu
bagian akuntansi dalam penelitian harga pokok dan harga penjualan barang jadi .
Contoh kartu persediaan
bahan baku :
| PT________________________ | ||||||||||
| ________________________ | ||||||||||
| KARTU PERSEDIAAN BAHAN BAKU | ||||||||||
| Nama bahan baku : | No. Kartu : | |||||||||
| Satuan : | No. Barang : | |||||||||
| Tanggal | Keterangan | Persediaan masuk | Persediaan keluar | Saldo | ||||||
| Unit | Harga | Jumlah | Unit | Harga | Jumlah | Unit | Harga | Jumlah | ||
| (Rp) | (Rp) | (Rp) | (Rp) | (Rp) | (Rp) | (Rp) | (Rp) | (Rp) | ||
| Bagian gudang | ||||||||||
| (___________________) | ||||||||||
Contoh soal kartu
persediaan bahan baku :
Persediaan bahan baku
terigu pada tanggal 1 maret 2017 terdiri atas
·
5 maret : Pemakaian 1.770 kg
·
8 maret : Pembelian 1.350 kg
·
17 maret : Pembelian 1.450 kg
·
21 maret : Pembelian 1.200 kg
·
26 maret : Pemakaian 1.600 kg
Buatlah kartu
persediaan bahan baku jika menggunakan metode ;
a.
FIFO
b.
LIFO
c.
Average
4. Dokumen pengelolaan
bahan baku
Dokumen yang dibutuhkan untuk pengelolaan bahan baku adalah
sebagai berikut.
a)
Formulir permintaan pembelian
Dokumen ini dibuat oleh bagian yang
memerlukan bahan baku ( bagian produksi atau gudang ) , agar pembelian
melakukan pembelian bahan baku.
b)
Order pembelian
Dokumen ini dibuat oleh bagian
pembelian untuk melakukan pemesanan kepada pemasok setelah mendapatkan formulir
permintaan pembelian dari gudang / bagian produksi.
c)
Laporan penerimaan barang
Dokumen
ini dibuat oleh bagian penerimaan barang / gudang yang menginformasikan bahwa
barang yang dipesan telah diterima sesuai dengan surat orer pembelian .
d)
Kartu persediaan bahan baku
5. Prosedur pengelolaan
bahan baku
a.
Penerimaan bahan baku
1) Bagian
produksi
·
Bagian produksi meminta bahan baku ke
bagian penerimaan dan penyimpanan atau bagian gudang
·
Bagian penerimaan dan penyimpanan akan
melakukan permintaan pembelian kepada bagian gudang apabila jumlah bahan baku
telah mencapai batas minimum
·
Bila persediaan telah mencapai titik
minimal , bagian gudang harus segera mnginformaskan daftar bahan baku tersebut
ke bagian pembelian dengan menggunakan formulir permintaan pembelian .
2) Bagian
gudang
·
Bagian gudang membuat atau mengisi
formulir permintaan pembelian bahan baku kepada bagian pembelian berdasarkan
permintaan pembeliaan bahan baku dari bagian produksi
·
Setelah bahan baku diterima bahan baku
diperiksa kuantitas dan kualitasnya kemudia dicocokkan dengan informasi yang
terdapat dalam order pembelian
·
Bagian gudang membuat laporan penerimaan
barang yang berisi kuantitas bahan baku yang iterima dan kondisinya.
3) Bagian
pembelian
Menindaklanjuti permintaan dari bagian
penerimaan dan penyimpanan atau bagian gudang dengan mengeluarkan order
pembelian .
b.
Pengeluaran bahan baku
1)
Bagian produksi
Mengisi formulir permintaan bahan baku
yang selanjutnya diberikan ke bagian penerimaan dan penyimpanan.
Formulir permintaan bahan baku :
·
Nomor pesanan dan bagian yang meminta barang (
bagian pemakai )
·
Jumlah dan keterangan bahan baku yang
diperlukan
·
Harga per unit dan total bahan baku yang
diperlukan / dikeluarkan.
2) Bagian penerimaan dan penyimpanan
Memberikan bahan baku sesuai dengan
informasi yang tercantum dalam formulir
permintaan tersebut.
3) Bagian gudang
Mencatat pemakaian bahan baku ke dalam
kartu persediaan bahan baku yang bersangkutan.
Contoh
formulir permintaan bahan baku :
6. Kebijakan persediaan
Ø Tujuan
kebijakan persediaan
Yaitu mencari titik optimal pengadaan
persediaan.
Ø Fokus
utama kebijakan persediaan
·
Pimpinan harus memutuskan besarnya
kebutuhan kerja untuk mendapatkan persediaan yang memadai
·
Menentukan dan mempertahankan tingkat
persediaan yang memadai
·
Perencanaan dan pengendalian persediaan
yang memadai
1) Pembelian bahan baku
-Persediaaan bahan baku mencapai batas minimum :
- Bagian gudang atau bagian produksi
- Permintaan pembelian bahan baku
- Pemesanan kembali
1. Prosedur permintaan bahan baku
a. Formulir permintaan bahan baku
- Bagian gudang
- Bagian produksi
b. Pencatatan mutasi bahan baku
Penentuan harga pokok bahan baku
- Metode perpetual
-FIFO / MPKP
Yaitu asumsi bahwa harga pokok satuan bahan baku yang pertama masuk gudng adalah yang pertama kali dipakai dalam proses produksi
-LIFO / MTKP
Yaitu asumsi bahwa harga pokok satuan bahan baku yang terakhir masuk gudang adalah yang digunakan pertama kali proses produksi
-Average
Yaitu dengan cara membagi total harga pokok bahan baku yang telah dibeli dengan jumlah satuannya . Dengan demikian setiap terjadi pembelian bahan baku harus dihitung kembali harga pokok rata-rata bahan baku tersebut
*Laporan ikhtisar persediaan bahan baku
- Dibuat bagian gudang pada akhir periode tertentu
- Berisi informasi tentang penerimaan dan pengeluaran bahan baku selama periode tersebut.
- Metode fisik
- Sebagai pertanggung jawaban atas pengawasan terhadap kemungkinan penyelewengan oleh karyawan
- Menyamakan fisik bahan baku dengan tata dalam kartu persediaan
a. kartu perhitungan fisik
Digunakan untuk mencatat hasil perhitungan fisik bahan baku
b. daftar rekapitulasi perhitungan fisik
Digunakan untuk meringkas data yang telah dicatat pada kartu persediaan fisik
c. bukti memorial
Digunakan untuk membukukan penyesuaian rekening persediaan bahan baku setelah dilakukan perhitungan fisik untuk kemudian dicatat dalam jurnal umum
2. Catatan akuntansi perhitungan fisik bahan baku
a. kartu persediaan bahan baku
Merupakan kartu catatab masing-masing bahan baku
b. kartu gudang
Merupakan kartu induk semua jenis bahan baku u dilakukan pencatatan yang terdapat dalam gudang, sehingga perlu dilakukan apabila ada penyesuaian selama dilakukan perhitungan fisik bahan baku
c. jurnal umum
Untuk mencatat jurnal penyesuaian yang terjadi sehingga jumlah yang tercantum dakam buku besar akun persediaan bahan baku sama dengan jumlah pada saat dilakukan perhitungan fisik
d. perhitungan alokasi biaya angkut pembelian bahan baku
Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengalokasikan biaya angkut kepada bahan baku yang dibeli adalah sebagai berikut
1) atas dasar perbandingan kuantitas tiap jenis bahan baku yang dibeli
cara ini hanya digunakan bila satuan ukuran bahan baku yang dibeli sama atau dapat disamakan



0 Response to "Persediaan Bahan Baku"
Posting Komentar
Mampir Yuk